logo
Kamis, 10 Jan 2019 | 15:08

Buku Fiqih Lalu Lintas Pertama Di Luncurkan UIN Sunan Ampel Dan Yayasan AHM

Penulis : Auto17
img1

Acara #PestaCariaman 0.2 yang berlangsung di Kampus UIN Sunan Ampel Surabaya (UINSA) pada Kamis 10 Januari 2018 beda. Kegiatan kampanye safety riding tak hanya diisi dengan pemenang Vlog dan Photo Competition tentang Safety Riding yang diikuti oleh 43 vlogger dan 30 fotografer dari 24 kota.

Launching buku Fiqih Lalu Lintas ini dilaksanakan dihadapan 400 hadirin dari civitas akademika UINSA, perwakilan Dirlantas Polda Jatim, Yayasan Astra Honda Motor (AHM), perwakilan PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM) distributor motor Honda Jatim dan NTT, masyarakat umum, praktisi keselamatan berlalu lintas.

“Terbitnya buku Fiqih Lalu Lintas ini meriupakan salah satu iktiar UINSA untuk semakin peduli dengan berbagai dimensi kemasyarakatan umumnya. Melalui buku ini kami berharap bahwa kesadaran berkendara secara baik juga memiliki nilai ibadah,” kata Rektor UINSA Prof Masdar Hilmy S.Ag MA PhD.

Buku Fiqih Lalu Lintas ini menarik.   “Buku Fiqih Lalu Lintas mengungkapkan Fiqih sebagai sebuah disiplin ilmu dalam agama Islam memberikan produk aturan dengan pejelasan teknis yang secara persuasif menuntut ditaati oleh seorang muslim. Fiqih Lalu Lintas ini bertujuan untuk melindungi dan memperbaiki kualitas kehidupan muslim saat menggunakan jalan raya dengan merujuk pada peraturan yang berlaku dari nilai-nilai sakral dalam ajaran Islam yang bersumber pada Alquran, Hadis, dan maslahah mursalah,” kata Muhammad Lathoif Ghozali, salah satu Tim Penyusun Buku Fiqih Lalu Lintas ini.

M Helmy Umam M Hum ketua panitia dan juga ketua jurusan pemikisan Islam UINSA dan tim penulis buku Fiqih Lalu Lintas menambahkan. “Maslahah mursalah ini adalah prinsip kebaikan yang diserahkan kepada manusia mau mengambil atau tidak mengambilnya. Misalnya memiliki SIM, memakai helm, mematuhi rambu lalu lintas. Ini ijtihad kami dalam memberikan legitimasi teologis untuk membangun kesadaran bersama dalam berkendara di negeri ini,” ujar M Helmy.

Peluncuran Buku Fiqih Lalu Lintas ini mendaapat sambutan baik dari perwakilan Yayasan AHM Ahmad Muhibbuddin. “Penyampaian pesan keselamatan berkendara melalui telaah akademis menggunakan perspektif nilai-nilai relegius baru pertama kali dilakukan. Terobosan ini diharapkan dapat menjadi modal baru bagi para penggiat safety riding untuk terus mengingatkan para pengguna jalan akan pentingnya berkendara aman dan berkontriusi menciptakan kenyamanan di jalan. Buku Fiqih Lalu Lintas ini menggambarkan bahwa safety riding bukan hanya masalah keduniaan semata. Ini bukan sekedar skill berkendara atau kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas, tapi ada perintah agama di sana. Kami mengapresiasi karya akademisi UIN Sunan Ampel ini sebagai kontribusi nyata dalam memperkuat upaya bersama membangun kesadaran berkendara yang aman dan nyaman,” ujar Muhibbuddin Wakil Ketua Yayasan AHM.

Dari perwakilan Polda Jatim juga sangat mengapresiasi peluncuran buku ini. “Buku ini sangat bagus dalam rangka mengajak masyarakat untuk safety riding dan disiplin dalam berkendara di jalan raya,” kata AKBP E. Hengky P SIK selaku Kasubdit Dikyasa Ditlantas Polda Jatim.

Buku Fiqih Lalu Lintas menarik dan sangat bermanfaat.

SHARE THIS ARTICLE :
logo1

Alamat : Jl. Tanjung Barat Raya No. 11 A
Jakarta Selatan - DKI Jakarta - Indonesia
Telp: 021-22701245
email: [email protected]
Facebook
Twitter
logo1